MNews Nasional MNews Paser

Kampanye saat Reses, Bawaslu Paser Jatuhkan Sanksi Caleg PAN

Sidang Cepat Penanganan Pelanggaran Administrasi Pemilu yang dihadiri majelis hakim Bawaslu Paser, Pelapor Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubla Panwas Tanah Grogot serta kuasa terlapor Edy Wahono, Rabu (7/11/2019).

M-NEWS.ID, TANA PASER – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Paser dalam Sidang Cepat Penanganan Pelanggaran Administrasi Pemilu memutuskan sanksi pelanggaran administrasi kepada satu calon anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Pemilihan Umum 2019 karena memanfaatkan kegiatan reses anggota dewan untuk kampanye, Rabu (7/11/2018).

Sidang Cepat Penanganan Pelanggaran Administrasi Pemilu dihadiri pihak pelapor Komisioner Panwaslu Kecamatan Tanah Grogot Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Niswatin Hasanah dan pihak terlapor Anggota DPRD Kaltim sekaligus Calon Anggota DPRD Kaltim Muspandi SE yang diwakili oleh kuasanya Edy Wahono.

Koordinator Divisi Hubungan Antar Lembaga Niswatin Hasanah dalam laporan menyampaikan kegiatan kampanye yang dilaksanakan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot tersebut ternyata juga dilaksanakan kegiatan reses oleh Anggota DPRD Provinsi Kaltim H. Muspandi SE.

“Dalam Surat Keputusan Pimpinan DPRD Provinsi Kaltim Nomor 11 Tahun 2018 yang menyatakan Bahwa H. Muspandi SE termasuk Anggota DPRD Provinsi kaltim yang melakukan Reses sejak tanggal 28 Oktober 2018 sampai pada 4 November 2018 dan didalam rentang jadwal resesnya dibiayai oleh negara, seperti tertuang pada ketentuan UU Nomor 7 tahun 2017 yang melarang pejabat negara atau pejabat daerah berkampanye dengan menggunakan fasilitas negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kuasa terlapor Edy Wahono yang juga sebagai Sekretaris DPD PAN Paser membenarkan adanya kegiatan kampanye pada tanggal 31 Oktober 2018 lalu, namun pihaknya tidak mengetahui jika pada saat itu merupakan jadwal reses anggota DPRD Provinsi Kaltim.

“Pelaksanaan kampanye memang benar adanya, Namun kami selaku pelaksana dilapangan tidak mengetahui jika pada tanggal ini (31 Oktober 2018) termasuk jadwal Reses Anggota DPRD Provinsi Kaltim yaitu pak Muspandi,” ujar Edy.

Proses sidang yang berjalan lancar dan tertib yang dipimpin ketua majelis Hakim sekaligus Ketua Bawaslu Paser Aprianto Abdullah menyampaikan bahwa putusan sidang cepat tersebut akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser untuk ditindaklanjuti. (aia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *