Sport

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22

Premier League Inggris 2016/2017 telah sampai ke pekan 22 pada laga-laga 21-22 Januari lalu. Chelsea semakin kokoh di posisi puncak klasemen setelah mengalahkan Hull City 2-0. Skuat asuhan Antonio Conte ini unggul delapan poin dari Arsenal yang menempati posisi kedua.

Arsenal sendiri meraih posisi kedua setelah mampu menang dramatis saat menjamu Burnley, 2-1. Kemenangan tersebut membuat Arsenal menggeser Tottenham Hotspur dan Liverpool yang sebelumnya menempati posisi kedua dan ketiga.

Selain dua hal di atas, terdapat banyak hal menarik lainnya yang tersaji pada pekan ke-22 Liga Primer akhir pekan lalu. Berikut rangkuman 10 pertandingan Liga Primer yang menyajikan total 30 gol ini:

London Kuasai Papan Atas

Arsenal nyaris bermain imbang saat hadapi Burnley. Situasi 10 pemain yang mereka jalani sejak menit ke-65 setelah Granit Xhaka dikartu merah membuat lini pertahanan Arsenal mulai goyah. Hasilnya, Burnley mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-92 lewat titik putih yang dieksekusi Andre Gray.

Namun tambahan waktu yang berlangsung selama tujuh menit ini menyajikan drama. Saat pertandingan akan berakhir, giliran Arsenal yang mendapatkan penalti. Alexis Sanchez pun mengeksekusi tendangan 12 pas dengan panenka yang menipu penjaga gawang Hull City, Tom Heaton.

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22Foto: Reuters / Dylan Martinez

Raihan tiga poin ini membuat Arsenal menempati peringkat kedua. Hal ini dikarenakan di tempat lain, Spurs harus puas bermain imbang 2-2 menghadapi City, sementara Liverpool takluk di tangan Swansea City dengan skor 2-3. Hasil ini membuat Arsenal unggul satu poin atas Spurs dan dua poin atas Liverpool.

Jika dilihat lebih jauh, klasemen sementara Liga Primer Inggris pekan ke-22 ini menunjukkan kejayaan kesebelasan kota London. Tiga peringkat teratas, dihuni oleh kesebelasan London, yakni Chelsea, Arsenal dan Spurs. Kesebelasan kota Manchester, City dan United, berada di peringkat ke-5 dan 6. Sementara dua kesebelasan kota Merseyside, Liverpool dan Everton, menempati posisi ke-4 dan 7.

Catatan Negatif Liverpool

Liverpool harus tergusur oleh Arsenal setelah kalah 2-3 dari Swansea City. Liverpool bahkan sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu lewat gol Fernando Llorente sebelum disamakan oleh dua gol Roberto Firmino. Gol Gylfi Sigurdsson pada ke-74 mengunci kemenangan Swansea.

Kekalahan Liverpool ini mengakhiri rentetan positif Liverpool saat berlaga di Anfield. Sebelumnya, Liverpool tak terkalahkan di Anfield dalam 17 laga kandang. Uniknya, catatan ini dihentikan oleh Swansea yang dalam lima kali lawatan terakhirnya ke Anfield tak pernah menang (lima kalah satu imbang).

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22Foto: Reuters/Phil Noble

Lini pertahanan Liverpool musim ini memang cukup rentan kebobolan meski mereka memiliki lini serang tertajam di Liga Primer musim ini dengan 51 gol. Namun Liverpool kebobolan cukup banyak, 27 gol, padahal mereka merupakan kesebelasan dengan jumlah ancaman ke gawang yang paling sedikit, 171 tembakan. Apalagi Liverpool baru menghadapi 90 tembakan di dalam kotak penalti, satu-satunya yang belum mencapai 100. Dari catatan ini, jangan heran jika kemampuan Simon Mignolet dan Loris Karius kerap diragukan.

West Ham United Membaik Tanpa Payet

West Ham United tampil di bawah ekpektasi pada musim ini. Musim lalu skuat berjuluk The Hammers ini menempati posisi tujuh. Namun musim ini, West Ham seolah berusaha untuk lolos dari jeratan degradasi. Bahkan mereka sudah menelan 10 kekalahan dari 22 laga yang sudah dijalani sementara musim lalu hanya menelan delapan kekalahan saja.

Memasuki tahun 2017, West Ham pun semakin dirundung masalah setelah salah satu pemain andalan mereka, Dimitri Payet, menyatakan keinginannya untuk hengkang. Lebih dari itu, Payet tak mau lagi membela skuat asuhan Slaven Bilic ini.

Namun ternyata, absennya Payet justru membuat penampilan West Ham mulai membaik. Setelah menang telak 3-0 menghadapi Crystal Palace, West Ham menggebuk Middlesbrough di Riverside Stadium dengan skor 3-1.

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22Foto: Action Images via Reuters / Lee Smith

Para pemain seperti Andy Carroll, Sofiane Feghouli, Michal Antonio, dan Manuel Lanzini menunjukkan bahwa West Ham mampu tampil lebih baik tanpa Payet dengan gol-gol mereka. Catatan ini membuat skuat West Ham kembali percaya diri dan merangsek ke posisi 10 klasemen.

Crystal Palace Ramaikan Skema Tiga Bek di Liga Primer Inggris

Pengaruh Chelsea yang menguasai Liga Primer Inggris sejauh ini setelah menggunakan skema tiga bek tampaknya memengaruhi kesebelasan Liga Primer lain untuk menggunakan skema serupa. Pada pekan ke-21 misalnya, terdapat delapan kesebelasan yang menggunakan skema tiga bek ini; Chelsea, Tottenham, Everton, Hull City, Watford, West Ham United, Middlesbrough, dan Leicester.

Pada pekan ke-22, giliran Crystal Palace yang coba menggunakan skema tiga bek. Sebelumnya, skuat asuhan Sam Allardyce ini tak pernah sekalipun menggunakan tiga bek. Perubahan ini dilakukan setelah Crystal Palace tak menang dalam tujuh laga terakhir mereka.

Skema tiga bek ini juga tampaknya dilakukan karena Palace menghadapi Everton, yang baru meraih kemenangan 4-0 melawan City di pekan ke-21 menggunakan tiga bek. Hanya saja perubahan ini belum mampu mengubah nasib mereka karena Palace kalah 0-1 lewat gol semata wayang Seamus Coleman.

Banyak Pemain Belakang Berkontribusi untuk Mencetak Gol

Pemain belakang biasanya lebih diandalkan untuk membendung serangan lawan agar terhindar dari gol. Namun di pekan ke-22 ini, dari 10 laga, nyaris seluruh laga mempertontonkan bagaimana seorang pemain belakang turut berkontribusi dalam penciptaan gol. Hanya satu pertandingan yang tak menghadirkan pemain belakang berkontribusi pada penyerang, yakni laga Stoke City vs Manchester United.

Calum Chambers (Middlesbrough), Kyle Walker (Tottenham), Cedric Soares (Southampton), James Milner (Liverpool), Adam Smith (Bournemouth), Miguel Britos (Watford) dan Gareth McAuley (West Bromwich) merupakan pemain-pemain bertahan yang menciptakan assist. Sementara itu Chris Brunt (West Bromwich), Shkodran Mustafi (Arsenal), Christian Kabasele (Watford), Seamus Coleman (Everton) dan Gary Cahill (Chelsea) adalah para pemain belakang yang mampu mencetak gol. Ini menjadi pemandangan yang tidak biasa.

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22Foto: Action Images via Reuters / John Sibley

Duel Seru di Etihad Stadium

Menghadapi pekan ke-22, Tottenham Hotspur memiliki modal enam kemenangan beruntun di enam laga terakhir Liga Primer yang mereka jalani. Tak heran mereka diunggulkan kembali meraih kemenangan karena mereka menghadapi Manchester City yang baru saja dikalahkan Everton 4-0.

Namun jalannya pertandingan berkata lain. Manchester City yang menjadi tuan rumah justru mampu mendominasi permainan. Sempat imbang tanpa gol pada babak pertama, City sempat unggul dua gol melalui gol Leroy Sane dan Kevin De Bruyne. De Bruyne sendiri tampil gemilang dengan menyumbang satu assist, yang membuatnya semakin kokoh di daftar pencetak assist terbanyak (10 assist).

[Baca juga: Respons Jitu Pochettino terhadap Agresivitas Strategi Pressing Guardiola]

Hanya saja Tottenham mampu merespon dengan baik pada pertengahan babak kedua. Perubahan-perubahan strategi dilakukan oleh manajer mereka, Mauricio Pochettino. Spurs pun mampu memaksa keadaan menjadi 2-2 di akhir pertandingan.

Kiper kedua kesebelasan menarik untuk disoroti pada laga yang berlangsung di Etihad Stadium ini. Di kubu Spurs, dua gol City lahir karena blunder yang dilakukan kiper Spurs, Hugo Lloris. Hanya saja Lloris pun mencatatkan tujuh penyelamatan gemilang pada laga ini. Berbeda dengan kiper City, Claudio Bravo. Dua gol Spurs datang hanya dari dua percobaan tembakan mengarah ke gawang Spurs yang mereka ciptakan pada laga ini.

[Baca juga: Claudio Bravo: 180 Menit, Kebobolan 6 Gol dari Enam Tembakan Lawan]

Rooney Lampaui Rekor Sir Bobby Charlton

Manchester United harus susah payah mencuri poin di markas Stoke City, Bet365 Stadium. Kesebelasan berjuluk Setan Merah tersebut baru mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-93. United sendiri tertinggal sejak menit ke-19. Gol United diciptakan oleh Wayne Rooney yang baru masuk pada menit ke-67.

Rangkuman Premier League Inggris 2016/2017 Pekan 22Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers

United mungkin kecewa hanya mampu meraih satu poin pada laga ini. Namun bagi Rooney, laga melawan Stoke akan menjadi laga yang cukup bersejarah baginya. Golnya ke gawang Stoke tersebut membuat catatan golnya untuk Manchester United menjadi 250 gol.

Torehan 250 gol itu pun menjadi rekor baru Manchester United. Sebelumnya, pencetak gol terbanyak Manchester United sepanjang masa dicetak oleh Sir Bobby Charlton dengan 249 gol. Gol terakhir Charlton untuk Manchester United sendiri tercipta pada 1973, yang artinya rekor gol ini bertahan hampir 44 tahun lamanya.

[Baca juga: Tentang 250 Gol Wayne Rooney untuk MU]

Rooney sendiri, untuk mencetak 250 gol, membutuhkan 546 pertandingan (lebih baik dari Charlton yang menciptakan rekor gol dengan 758 pertandingan). Dan jika Charlton membutuhkan 17 tahun untuk mencetak 249 gol, Rooney hanya membutuhkan 13 tahun untuk menjadi pencetak gol terbanyak Manchester United sepanjang masa. Legenda.

====

*penulis adalah editor situs @panditfootball, beredar di dunia maya dengan akun @ardynshufi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *