Kam. Jan 23rd, 2020

MULAWARMAN NEWS

Akurat , Inspiratif & Kredibel

Viral Penculikan Anak SD, Begini Klarifikasi Disdik Paser

2 min read

M-NEWS.ID, Tana Paser – Postingan tentang upaya penculikan orang tidak dikenal terhadap siswa di sebuah Sekolah Dasar membuat geger warga Kabupaten Paser.

Peristiwa yang kemudian viral di media sosial facebook dan grup whatsapp tersebut dimulai saat postingan akun media sosial facebook bernama Nurull Qhotimah yang memposting informasi adanya orang tidak dikenal yang berupaya melakukan penculikan kepada seorang anak.

Berikut positngan akun facebook bernama Nurull Khotimah tersebut: untuk menjadi perhatian teman2 terutama yang punya anak usia sekolah. td siang sekitar jam pulang sekolah keponakan saya yang bersekolah di SD Negeri depan polres hampir menjadi korban penculikanpada saat si anak sedang berdiri di dekat pagar menunggu ayahnya yg agak terlambat menjemput ada orang tidak dikenal turun dari mobil dan menarik tangannya untuk dibw masuk ke mobil dan mengatakan bahwa ia datang menjemput disuruh ayahnya.Si anak berontak hingga teriak dan di dengar oleh scurity sekolah yg saat itu sedang menyebrangkan anak lain ke arah BRIscurity tersebut langsung berusaha mengejar tetapi orang tidak dikenal langsung masuk ke mobil dan melarikan diri.atas kejadian tersebut sudah sepatutnya kita meningkatkan kewaspadaan karena bisa jadi orang tersebut masih berkeliaran di sekitar wilayah Tana paser, dan semoga Allah SWT melindungi anak2 kita. aamiin.

Informasi tersebut menyebar sehingga menimbulkan keresahan masyarakat, terutama di kalangan orangtua.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Kurikulum Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Paser Sukardi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengklarifikasi perihal kebenaran informasi tersebut.

“Isu yang beredar itu tidak benar. Menurut keterangan dari satpam sekolah tidak ada orang mengejar, dan anak-anak tidak teriak-teriak,” kata Sukardi di Tanah Grogot, Jumat (2/8/2019).

Kejadian yang sebenarnya menurut security, lanjut Sukardi, anak yang dimaksud bersama teman-temannya seperti ketakutan karena terus ditanya oleh orang tak dikenal itu.

“Ternyata ada kesalahan pahaman. Orang yang dimaksud, hanya mencari nama Tiara, anak kelas 5b, karena disuruh bapaknya menjemput, tapi belum kenal sama anaknya,” kata Sukardi.

“Orang itu bertanya ke anak-anak yang lain. Yang disesalkan di sini mengapa orang tua anak menyuruh orang yang tidak kenal dengan anaknya untuk menjemput, akhirnya jadi heboh,” ungkap Sukardi. (Sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.